Bimmer.ID — BMW M mengonfirmasi langkah strategis terbesarnya dalam sejarah brand performa tinggi tersebut. Mulai 2027, seperti diungkapkan dalam rilis BMW Group (14/1), BMW M akan menghadirkan model-model fully electric yang membawa filosofi “Born on the racetrack. Made for the streets” ke era elektrifikasi penuh.
Transformasi ini menandai babak baru bagi BMW M dalam mendefinisikan performa, emosi, dan presisi berkendara tanpa mengorbankan DNA balapnya.
Franciscus van Meel, Managing Director BMW M GmbH, menegaskan bahwa generasi terbaru BMW M listrik akan menjadi tolok ukur baru di segmen kendaraan performa tinggi. Dengan memanfaatkan teknologi Neue Klasse, BMW M mengangkat pengalaman berkendara ke level yang belum pernah ada sebelumnya, menyatukan kapabilitas lintasan balap dengan kenyamanan penggunaan harian.

Arsitektur Neue Klasse dan Heart of Joy
Fondasi utama BMW M generasi baru adalah arsitektur elektronik dan kontrol terpusat dari Neue Klasse. Empat komputer berperforma tinggi yang disebut Superbrains mengelola seluruh sistem utama kendaraan, mulai dari dinamika berkendara (Heart of Joy), automated driving, infotainment, hingga fungsi dasar dan kenyamanan. Pendekatan ini memungkinkan pertukaran data yang jauh lebih cepat, pembaruan sistem yang efisien, serta peningkatan performa secara menyeluruh.
BMW M eDrive: Setiap Roda, Satu Motor
Inti dari transformasi ini adalah konsep BMW M eDrive yang dikembangkan sepenuhnya dari nol. Setiap roda digerakkan oleh satu motor listrik, menghasilkan konfigurasi empat motor yang memberikan kendali torsi ekstrem presisi di masing-masing roda. Dikombinasikan dengan perangkat lunak BMW M Dynamic Performance Control, sistem ini menghadirkan traksi optimal, stabilitas maksimal, serta respons instan hingga batas performa tertinggi.
Menariknya, as roda depan dapat sepenuhnya dilepas saat dibutuhkan. Hasilnya adalah karakter rear-wheel drive khas BMW M, dengan efisiensi yang lebih tinggi dan jangkauan yang lebih panjang, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Beragam mode berkendara, simulasi perpindahan gigi, serta soundscape baru dikembangkan untuk memastikan emosi dan karakter BMW M tetap terasa di balik kemudi.

Baterai Berperforma Tinggi dan Pengisian Cepat
BMW M juga mengembangkan baterai tegangan tinggi khusus dengan kapasitas lebih dari 100 kWh yang disesuaikan dengan tuntutan performa ekstrem. Mengusung konsep Design to Power, baterai generasi ke-6 menggunakan sel silinder yang dioptimalkan untuk keluaran daya tinggi. Sistem pendingin dan Energy Master dirancang ulang untuk memastikan performa stabil baik di jalan raya maupun lintasan balap.
Berkat teknologi 800 volt, model BMW M listrik mendatang menawarkan kemampuan pengisian cepat dan nilai recuperation tertinggi yang pernah digunakan BMW M. Struktur baterai juga menjadi bagian dari rangka kendaraan, meningkatkan kekakuan keseluruhan dan berkontribusi langsung pada dinamika berkendara.
Material Ringan Ramah Lingkungan
BMW M untuk pertama kalinya akan mengadopsi material serat alami pada model performa tinggi listriknya. Material ini memiliki karakteristik mirip serat karbon, namun dapat diproduksi dengan emisi CO₂ hingga 40 persen lebih rendah. Pengalaman BMW M di dunia motorsport sejak 2019 menjadi fondasi penggunaan material ini secara luas di kendaraan produksi.
Transformasi BMW M menuju elektrifikasi bukan sekadar perubahan teknologi, melainkan redefinisi performa tinggi itu sendiri—lebih presisi, lebih efisien, dan tetap emosional. (ymn/bmw group)

