Bimmer.ID — BMW Group, pada 15 April 2026, resmi memperkenalkan Vision BMW ALPINA di Concorso d’Eleganza Villa d’Este 2026 sebagai penanda babak baru ALPINA di bawah BMW Group.
Mobil konsep ini, seperti dijelaskan dalam rilis BMW Group, tak hanya menampilkan desain grand touring modern, tetapi juga memperlihatkan bagaimana BMW ingin mempertahankan filosofi khas ALPINA: perpaduan performa tinggi, kenyamanan, dan kemewahan dalam satu karakter yang sangat eksklusif.
Berikut tujuh fakta menarik dari Vision BMW ALPINA:

1. Menjadi Awal Era Baru ALPINA di BMW Group
Vision BMW ALPINA menjadi simbol pertama arah baru ALPINA sejak resmi masuk ke dalam BMW Group sebagai brand eksklusif premium.
“Vision BMW ALPINA menunjukkan bagaimana kualitas khas brand ini dapat diterjemahkan dengan pendekatan modern dan disiplin desain masa kini,” ujar Adrian van Hooydonk, Head of BMW Group Design.
2. Mengusung Filosofi “Comfortable Driver is a Faster Driver”
BMW mempertahankan filosofi legendaris pendiri ALPINA, Burkard Bovensiepen, yaitu: “Pengemudi yang nyaman adalah pengemudi yang lebih cepat.” Karena itu, Vision BMW ALPINA tetap menghadirkan mode Comfort+ yang lebih halus dan nyaman dibanding mode comfort standar BMW.

3. Tetap Menggunakan Mesin V8
Di tengah era elektrifikasi, Vision BMW ALPINA masih mempertahankan mesin V8 yang menghasilkan karakter suara khas ALPINA: dalam pada putaran rendah dan agresif di putaran tinggi.
Hal ini memperlihatkan bahwa BMW masih menjaga karakter emosional ALPINA sebagai grand touring berperforma tinggi.
4. Desain Shark Nose Kembali Hadir
Salah satu elemen paling menarik adalah hadirnya kembali desain shark nose khas BMW klasik yang kini diinterpretasikan secara modern.
BMW juga menghadirkan kidney grille tiga dimensi dengan pendekatan desain yang lebih bersih dan elegan

5. Velg 20-Spoke Khas ALPINA Tetap Dipertahankan
Vision BMW ALPINA menggunakan velg desain 20-spoke berukuran 22 inci di depan dan 23 inci di belakang.
Desain ini sudah menjadi identitas ALPINA sejak 1971 dan tetap dipertahankan sebagai elemen heritage penting.
6. Interior Terinspirasi Dunia Horologi
BMW menghadirkan pendekatan interior yang sangat detail dengan teknik finishing metal terinspirasi dunia jam tangan mewah.
Kabinnya juga menggunakan kulit full-grain dari wilayah Alpen serta detail kristal pada kontrol utama kendaraan.
Salah satu detail uniknya adalah gelas kristal ALPINA dan botol kaca yang muncul otomatis dari konsol belakang.
View this post on Instagram
7. Model Produksi Pertama Akan Berbasis BMW 7 Series
BMW mengonfirmasi bahwa model produksi pertama BMW ALPINA generasi baru akan terinspirasi dari BMW 7 Series.
Namun BMW menegaskan model tersebut tetap akan memiliki identitas khas ALPINA yang berbeda dari BMW standar.
“BMW ALPINA mengisi ruang antara BMW dan Rolls-Royce dalam portofolio kami,” ujar Oliver Viellechner, Head of BMW ALPINA.
Vision BMW ALPINA memperlihatkan bahwa BMW tidak ingin mengubah DNA ALPINA secara drastis. Sebaliknya, BMW mencoba membawa filosofi grand touring khas Buchloe ke era modern dengan pendekatan yang lebih mewah, digital, dan eksklusif. (ymn/BMW Group)
