Bimmer.ID

BMW Owners & Enthusiast

BMW X3 Series E83: Generasi Pertama X3 yang Gagah dan Compact

BMW X3 Series E83

Bimmer.ID — Sebagai generasi pertama X3, BMW X3 Series E83 diproduksi selama rentang waktu 2003 – 2010. Berbasis platform BMW 3 Series, Magna Steyr yang berasal dari Graz, Austria, membantu mendesain mobil ini. Generasi kedua X3 diproduksi di daerah Spartanburg, yaitu di South Carolina, Amerika Serikat.

BMW E83 pertama kali dirilis ke publik di ajang Frankfurt Auto Show, September 2003. BMW X3 dirancang dengan menggabungkan model compact yang tangkas, dengan pengalaman berkendara dari model X5 yang terkenal handal.

Fitur BMW xDrive

Semua BMW X3, termasuk E83, mempunyai sistem AWD BMW. Sistem all-wheel-drive BMW xDrive ditawarkan pada versi 2012 dari 3 Series coupe dan wagon, sedan 5 Series dan Gran Turismo hatchback, 6 Series coupe dan convertible dan sedan 7 Series. Sistem ini merupakan standar pada SUV X3, X5 dan X6.

Kecuali jika Anda memiliki anggaran yang sangat ketat, pilihlah salah satu X3 facelift. Tipe ini dirilis pada bulan Agustus 2006. Anda dapat melihat gril yang didesain ulang plus bumper baru di depan dan belakang. Pada Juli 2008, tipe xDrive untuk mobil ini kemudian dikeluarkan.

Transisi Mesin BMW X3 

Baik mesin bensin maupun mesin diesel, BMW E83 mengalami perubahan selama masa produksinya:

Mesin bensin. Pada tahun 2004 hingga 2010, xDrive20i bertenaga 110 kW dan torque 200 N.m. Dengan kode mesin N46B20, kecepatan maksimalnya hingga 198 km/jam. Ini berbeda dengan tipe 2.5i yang pernah diproduksi selama 2004 – 2006 saja. Tenaganya lebih besar, yaitu 141 kW dengan torque 245 N.m.

Model xDrive25i diproduksi selama 2007 hingga 2010. Dengan kode mesin N52B25, mobil ini bertenaga 160 kW dengan torque 250 N.m. Untuk yang tipe 30i, tenaganya adalah 170 kW dengan torque 300 N.m. Versi ini kemudian diperbarui lagi selama rentang 2007 – 2010.

Untuk versi barunya, xDrive30i bertenaga 200 kw dengan torque 315 N.m.

Mesin diesel. Pada tahun 2009 hingga 2010, xDrive18d bertenaga 110 kW dan torque 350 N.m. Dengan kode mesin N47D20, kecepatan maksimalnya hingga 195 km/jam. Ini berbeda dengan tipe 20d yang pernah diproduksi selama 2005 – 2007 saja. Meskipun tenaganya sama, yaitu 110 kW, tipe ini mempunyai torque 330 N.m.

Tipe 20d kemudian mengalami sedikit perubahan pada rentang waktu 2007 – 2010. Tenaganya dinaikkan menjadi 130 kW dengan torque 350 N.m.

Model xDrive30d juga mengalami dua kali perubahan pada mesin dieselnya. Pada setahun pertama, yaitu 2003 -2004, tenaganya masih 150 kW dengan torque sebesar 410 N.m. Pada rentang waktu kedua, yaitu selama 2004 – 2010, tenaganya pada mesin diesel diperkuat lagi hingga menjadi 160 kW dengan torque 500 N.m.

Untuk model xDrive35d, mobil BMW E83 ini diproduksi selama 2007 hingga 2010. Dengan kode mesin diesel M57TU2D30, tenaganya adalah 201 kW dengan torque 580 N.m. Kecepatan maksimal mobil ini adalah sampai 240 km/jam.

Konfigurasi tempat duduknya dibuat dengan format H-point, yang tegak dan tinggi. BMW X3 melakukan facelift pada tahun 2005, dan pada tahun 2007 melakukan perubahan model, dengan perubahan di area bumper, mesin, trim interior, dan perubahan pada suspensi. (Ruby/yollis/Berbagai Sumber/Foto: via Drive-My/Video: King Rose)

Baca juga: Tulisan lengkap tentang BMW X3 Series lainnya

 

Video BMW X3 Series E83 | Tahun Produksi: 2003 – 2010

Instagram BMW X3 Series E83

Koleksi gambar dan video terbaik yang diposting oleh komunitas pecinta BMW X3 Series E83 di seluruh dunia. Terkoneksi ke platform Instagram secara realtime dengan hastag #BMWE83, #E83, dan #X3E83.

(Klik Gambar untuk Info Selengkapnya)

 

Share this Story: