Bimmer.IDBimmer.ID
  • HOME
  • NEWS
    • BMW News
    • BMW Stories
    • EV News
    • Golf Life
    • How-To
    • Modifikasi
    • Pariwara
    • Supercars
  • BMW MODELS
  • BMW MOTORRAD
  • MINI
  • LIFESTYLE
  • KOMUNITAS
Reading: Ini manusia Terkaya Sepanjang Sejarah, Elon Musk dan Jeff Bezos Lewat
Share
Sign In
Notification
Bimmer.IDBimmer.ID
Search
  • HOME
  • NEWS
    • BMW News
    • BMW Stories
    • EV News
    • Golf Life
    • How-To
    • Modifikasi
    • Pariwara
    • Supercars
  • BMW MODELS
  • BMW MOTORRAD
  • MINI
  • LIFESTYLE
  • KOMUNITAS
Follow US
© 2026 Media Bimmer Indonesia. All Rights Reserved.
Bimmer.ID > Lifestyle > Ini manusia Terkaya Sepanjang Sejarah, Elon Musk dan Jeff Bezos Lewat
Lifestyle

Ini manusia Terkaya Sepanjang Sejarah, Elon Musk dan Jeff Bezos Lewat

Ketika manusia terkaya sepanjang sejarah iitu membagikan emas di Kairo, harga emas di wilayah tersebut anjlok selama 10 tahun.

Last updated: July 13, 2024 6:12 pm
BIMMER.ID
Published: July 13, 2024
Share
Manusia Terkaya
SHARE

Bimmer.ID — Jika Anda ditanya, siapa orang terkaya di dunia saat ini? Jawaban paling realistis tentu saja Elon Musk dan Jeff Bezos.

Akan tetapi, kekayaan kedua pengusaha itu tidak sebanding dengan kekayaan penguasa Afrika Barat di abad ke-14 yang dijuluki sebagai manusia terkaya sepanjang sejarah.

Menurut Majalah Forbes, kekayaan Elon Musk sebagai pemilik X dan Tesla adalah sebesar US$198 miliar (sekitar Rp3.226 triliun).

Adapun kekayaan Jeff Bezos sebagai pendiri Amazon adalah sekitar US$200 miliar (Rp 3.256 triliun).

Mansa Musa, manusia terkaya sepanjang sejarah

Mansa Musa, atau Mūsā I dari Mali, merupakan mansa (raja) kekaisaran Mali di Afrika Barat yang berkuasa sejak tahun 1307 (atau 1312).

Pada 2012, situs Celebrity Net Worth memperkirakan kekayaan Mansa Musa mencapai US$400 miliar, atau dua kali lipat kekayaan orang terkaya di dunia saat ini yakni Jeff Bezos.

Namun sejarawan ekonomi sepakat bahwa perkiraan kekayaan itu tidak mungkin ditentukan secara pasti. Ini artinya, Mansa Musa bisa jadi lebih kaya dari itu.

Saking kayanya, sumbangan Mansa Musa yang besar bisa menghancurkan perekonomian seluruh negara.

“Catatan kontemporer tentang kekayaan Musa sangat menakjubkan sehingga hampir mustahil untuk mengetahui betapa kaya dan berkuasanya dia sebenarnya,” kata Rudolph Butch Ware, profesor sejarah di Universitas California, kepada BBC.

Sumber kekayaan Mansa Musa

Mansa Musa lahir di tahun 1280 dari keluarga penguasa. Saudaranya, Mansa Abu-Bakr, memerintah kekaisaran hingga tahun 1312, ketika ia turun tahta untuk melakukan ekspedisi.

Di bawah pemerintahannya, kerajaan Mali berkembang secara signifikan. Dia mencaplok 24 kota, termasuk Timbuktu.

Kerajaan ini terbentang sekitar 3.218 km, dari Samudera Atlantik sampai ke Niger modern, meliputi wilayah yang sekarang disebut Senegal, Mauritania, Mali, Burkina Faso, Niger, Gambia, Guinea-Bissau, Guinea dan Pantai Gading. Luas daratan itu memiliki sumber daya yang besar seperti emas dan garam.

Menurut British Museum, pada masa pemerintahan Mansa Musa, kekaisaran Mali menyumbang hampir setengah dari emas dunia pada masa dulu dan semua emas itu adalah milik raja.

“Sebagai penguasa, Mansa Musa memiliki akses hampir tak terbatas ke sumber kekayaan paling berharga di dunia abad pertengahan,” ucap Kathleen Bickford Berzock, pakar seni Afrika di Block Museum of Art di Northwestern University.

“Pusat perdagangan besar yang memperdagangkan emas dan barang lainnya juga berada di wilayahnya, dan dia memperoleh

Saksi Kekayaan Mansa Musa

Kekayaan Mansa Musa kala itu juga disaksikan langsung oleh penduduk sekitar Kota Makkah pada tahun ke-17 masa pemerintahannya (1324).

Kala itu ia memulai perjalanannya menunaikan ibadah haji dengan melakukan perjalanan dari ibu kota Niani di hulu Sungai Niger ke Walata (Oualâta, Mauritania) dan ke Tuat (sekarang di Aljazair) sebelum menuju Kairo.

Mansa Mūsā didampingi oleh rombongan yang terdiri dari 60.000 orang, termasuk rombongan pribadi. Dari 12.000 orang yang diperbudak, semuanya mengenakan brokat dan sutra Persia.

Raja Musa sendiri menunggang kuda dan didahului langsung oleh 500 orang budak, yang masing-masing membawa tongkat berhiaskan emas.

Selain itu, Mansa Mūsā memiliki kereta bagasi yang terdiri dari 80 ekor unta, masing-masing membawa 160 kg emas.

Dalam perjalanannya, Mansa Musa sangat boros membagikan emas. Selama tiga bulan di Kairo ia membagikan emas sehingga menghancurkan perekonomian dan menyebabkan harga emas anjlok di wilayah tersebut hingga 10 tahun.

Pakar memperkirakan, akibat depresiasi emas di Kairo, perjalanan Mansa Musa menyebabkan kerugian ekonomi sekitar $1,5 miliar di seluruh Timur Tengah.

Tak berhenti sampai di situ, dalam perjalanan pulang, Mansa Musa kembali melewati Mesir dan menurut beberapa orang, ia mencoba membantu perekonomian negara dengan mengeluarkan sebagian emas dari peredaran.

Selain sangat dermawan, Mansa Musa juga dikenal sebagai tokoh yang mendorong seni dan arsitektur. Bahkan ia juga mendanai sastra dan membangun sekolah, perpustakaan, dan masjid.

Peninggalannya adalah Timbuktu, yang menjadi pusat pendidikan dan orang-orang melakukan perjalanan dari seluruh dunia untuk belajar di Universitas Sankore. (Aldion/BBC)

Sejarah Motor Adventure: Dari Militer, Reli Dakar hingga Era Elektronik Modern
RM 41-01: Interpretasi Mekanis Sepak Bola dari Richard Mille
MyBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar
Mengapa TAG Heuer dan Formula 1 Tak Terpisahkan?
Volvo Hadirkan Serial “The Family Car: An American Love Story”
TAGGED:Afrika BaratElon MuskJeff BezosKerajaan MaliMaliMansa MusaManusia Terkaya
SOURCES:BBC
Previous Article Future of Mobility MINI dan BMW Indonesia Hadirkan Future of Mobility di GIIAS 2024
Next Article Sirkuit Legendaris Nurburgring: Sirkuit Legendaris yang Penuh Tantangan

Follow Us

FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
LinkedInFollow

Sponsored

BMW Maybank Visa
Layanan Eksklusif BMW Maybank Visa dan Canggihnya BMW iX dan i4
Pariwara
Mini Maybank Visa
Mobil Listrik MINI dan Keuntungan Eksklusif MINI Maybank Visa
Pariwara

Arikel Terbaru

Mudik
Mudik Aman dengan BMW: Persiapan Mesin agar Nyaman & Selamat Sampai Tujuan
March 12, 2026
Perbedaan BMW M
Apa Perbedaan BMW M, M Sport, dan M Performance?
March 11, 2026
Oli Mesin
Mengapa Oli Mesin 0W-20 Cocok untuk Mesin BMW Generasi Terbaru?
March 9, 2026
Robot Humanoid
BMW Group Uji Robot Humanoid di Pabrik Leipzig
March 5, 2026
Segmen Premium
BMW Motorrad Kuasai Segmen Premium, R 1300 GS Jadi Primadona
February 27, 2026
Korban Banjir
Solidaritas BMWCCI Jakarta Chapter untuk Korban Banjir Sumatra
February 26, 2026

Artikel Menarik Lainnya

Audi F1 Team
Lifestyle

Audi F1 Team Gandeng adidas sebagai Apparel Partner Resmi

2 Min Read
Tropical Loop Cruze
Lifestyle

The Frame: Tropical Loop Cruze, 888 Kilometer bersama Porsche Indonesia

3 Min Read
Porsche dan Frauscher
Lifestyle

Kolaborasi Porsche dan Frauscher Cetak Sejarah di Laut Mediterania

3 Min Read
Atlassian Williams Racing
Lifestyle

AllSaints dan Atlassian Williams Racing Hadirkan Koleksi Fashion

3 Min Read
Previous Next
/// We influence 650,000+ Indonesian BMW Owners & Enthusiasts with exclusive BMW information everyday.

INFO BIMMER

  • ABOUT US
  • INFO IKLAN
  • MY BOOKMARKS
  • PRIVACY POLICY
  • TERMS OF USE
  • DISCLAIMER
  • CONTACT

BMW MODELS

  • BMW 1 SERIES
  • BMW 2 SERIES
  • BMW 3 SERIES
  • BMW 4 SERIES
  • BMW 5 SERIES
  • BMW 6 SERIES
  • BMW 7 SERIES
  • BMW 8 SERIES
  • BMW M SERIES
  • BMW X SERIES
Bimmer.IDBimmer.ID
Follow US
Copyright © 2026 Media Bimmer Indonesia. All Rights Reserved | Terms of Use | Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?