Bimmer.ID — Dalam dunia haute horlogerie yang sarat tradisi, inovasi sejati hanya lahir dari keberanian mendefinisikan ulang fungsi. Itulah yang kembali ditunjukkan oleh Richard Mille melalui RM 41-01 Tourbillon Soccer—sebuah jam tangan edisi terbatas yang tidak sekadar terinspirasi oleh sepak bola, tetapi benar-benar dirancang untuk mengikuti logika permainan tersebut.
Kaliber RM41-01 dikembangkan selama lima tahun dengan pendekatan teknis yang sangat mendalam. Di dalamnya terdapat dua komplikasi yang dipatenkan khusus: indikator fase pertandingan dan penghitung skor mekanis. Indikator ini memungkinkan pengguna membaca alur laga—babak pertama, babak kedua, hingga tambahan waktu—melalui integrasi cerdas dengan sistem flyback chronograph.
Video RM 41-01
View this post on Instagram
Sementara itu, sistem pencatat skor bekerja melalui dua pusher terpisah yang memungkinkan pencatatan gol untuk masing-masing tim secara independen, sebuah fitur yang belum pernah diimplementasikan sebelumnya dalam lanskap horologi mekanis.
Secara visual, karakter sporty diperkuat oleh konstruksi case tonneau khas Richard Mille. Jam ini hadir dalam dua varian material: Red Carmin Basalt TPT® dan Dark Blue Quartz TPT®, masing-masing diproduksi dalam jumlah sangat terbatas, hanya 30 unit per varian.
Teknologi TPT®—Thin Ply Technology—memadukan lapisan serat dengan resin khusus yang dikompresi pada suhu tinggi, menghasilkan struktur ultra-ringan namun ekstrem dalam ketahanan terhadap suhu, benturan, dan tekanan eksternal. Filosofi material ini sejalan dengan pendekatan teknik tinggi yang selalu menjadi DNA Richard Mille.
View this post on Instagram
Di balik tampilannya yang kompleks, RM 41-01 terdiri dari sekitar 650 komponen individual. Baseplate dan bridges dibuat dari titanium Grade 5 yang diskeletonisasi untuk mengoptimalkan rasio bobot terhadap kekakuan struktural. Movement manual-winding ini menawarkan cadangan daya sekitar 70 jam dan beroperasi pada frekuensi 21.600 getaran per jam, memastikan presisi sekaligus stabilitas performa.
Kombinasi tourbillon, dual column-wheel chronograph, serta sistem pencatat skor menciptakan arsitektur mekanis yang padat namun tetap harmonis. Semua elemen bekerja selaras, bukan hanya sebagai perangkat pengukur waktu, tetapi sebagai representasi teknis dari sebuah pertandingan yang penuh ritme dan intensitas.
View this post on Instagram
RM 41-01 Tourbillon Soccer bukanlah jam tangan untuk semua orang. Ia adalah objek koleksi bagi mereka yang memahami persilangan antara teknik ekstrem dan ekspresi budaya populer. Di titik inilah Richard Mille kembali membuktikan bahwa horologi modern tidak harus terikat pada konvensi klasik—ia dapat merangkul olahraga, semangat kompetisi, dan inovasi radikal dalam satu mahakarya mekanis yang berani. (ymn/Richard Mille/Time & Watch)

