Bimmer.ID

Indonesian BMW Owners & Enthusiast

Helen Stanley, Cewek Cantik Penunggang BMW E30 Cyberpunk

BMW E30 Cyberpunk
Foto: Hagerty.co.uk

Bimmer.ID — Mobilmu adalah cerminan diri, kurang lebih begitulah ungkapan yang sering kita dengar. Karena memang seseorang memilih atau memodifikasi kendaraannya sesuai dengan karakter dan kemauannya masing-masing bukan? Misalnya, BMW E30 Cyberpunk.

Seperti itulah yang dilakukan oleh perempuan cantik bernama Helen Stanley ini. Ia memilih BMW E30 318i sebagai kanvas kosong untuk menyalurkan hasrat modifikasinya. Dan hasilnya, terciptalah sebuah mobil restorasi modifikasi (Restomod) bergaya cyberpunk.

Perempuan asal Inggris ini bisa dibilang sebagai seorang petrolhead sedari kecil. Ia cukup beruntung memiliki seorang ayah yang ‘gila’ mobil.

“Ayahku benar-benar suka mobil dan dia selalu mempunyai mobil-mobil keren!” kata Stanley, seperti dikutip Hagerty.co.uk. Ayahnya itu sangat mempengaruhi kegemaran Stanley akan otomotif.

Bodykit radikal

Perempuan yang bekerja sebagai presenter ini membeli E30-nya pada 2019 lalu. Ia lantas tertarik dengan bodykit karya Khyzyl Saleem, seorang desainer bergaya radikal sekaligus pencipta artwork bagi gim Need for Speed. Bagi para purist, mungkin artikel ini sedikit membuat Anda geram.

Saleem dikenal sebagai kreator digital rendering yang memiliki konsep cyberpunk. Dan pilihan Stanley jatuh pada karya ciptaannya. Ia kemudian memintanya untuk membuatkan render bodykit digital yang kemudian dibuatkan aslinya.

Setelah render digital selesai, Stanley kemudian membawa mobilnya ke Goblin Works Garage yang akan merealisasikan gambar digital itu ke BMW kesayangannya.

Setelah bodykit-nya beres, Stanley mengganti mesin mobilnya dengan mesin S54 dari BMW E45 M3 yang mampu mengeluarkan 320 HP, tenaga yang tergolong besar bagi mobil kecil sekelas E30.

“Mobil ini mempunyai parts (E46) M3 dan E30. Jadi, bisa dibilang semacam monster Frankenstein.

BMW E30 Cyberpunk

E30 Cyberpunk
Foto: Hagerty.co.uk

Cat girly

Sementara, di bagian interiornya, Stanley menggunakan bahan alcantara yang ia jahit sendiri. Di bagian kaki-kaki, perempuan ini memasang suspensi udara buatan AirLift Suspension.

“Mobil ini cepernya masih belum sesuai dengan keinginanku. Tapi kalau mau ceper maksimal, aku harus merombak bagian ruang mesinnya. Dan lagi-lagi biaya jadi masalah. Mungkin lain waktu,” terang Stanley.

BMW E30 milik Stanley ini dilapisi cat warna-warni abu-abu, hijau, pink, dan putih, yang sangat girly sekaligus ceria, sesuai dengan kepribadiannya yang periang dan senang bergaul, terutama di kalangan penggemar otomotif.

Untuk memamerkan mobil yang baru saja selesai dibangun ini, Stanley berencana membawa mobilnya ke acara RADwood UK pada 20 Agustus mendatang. (Aldion/Hagerty)

Baca juga: Bukan M3, BMW E30 Tahun 1985 ini Dijual Rp 1,8 Milyar

 

Share Bimmer Story:

DigitalOcean Referral Badge