Bimmer.ID — BMW klasik memiliki satu ciri khas yang konsisten: pencahayaan dashboard berwarna oranye atau amber. Warna ini bukan sekadar pilihan estetika, melainkan hasil dari riset ergonomi dan filosofi desain yang telah digunakan BMW selama beberapa dekade. Apa alasan digunakannya warna khas ini di dashboard BMW klasik?
Fokus pada Kenyamanan Mata
Salah satu alasan utama penggunaan warna oranye pada dashboard BMW adalah faktor ergonomi visual. Warna ini dipilih karena dianggap paling nyaman bagi mata manusia saat berkendara dalam kondisi gelap.
Menurut penelitian dalam bidang ergonomi otomotif, warna amber memiliki tingkat kontras yang baik tanpa menghasilkan silau berlebihan. Hal ini membantu pengemudi membaca informasi penting di panel instrumen tanpa mengganggu fokus terhadap jalan.
Pendekatan ini sejalan dengan filosofi desain pengemudi yang dikenal sebagai driver-oriented cockpit, konsep yang sudah lama menjadi ciri khas kendaraan dari BMW. Tujuannya adalah memastikan semua informasi penting dapat dilihat dengan cepat tanpa mengalihkan perhatian pengemudi dari aktivitas berkendara.
View this post on Instagram
Mengurangi Gangguan Penglihatan Malam
Alasan lain penggunaan warna oranye adalah untuk menjaga adaptasi mata terhadap kondisi gelap.
Warna putih atau biru yang terlalu terang dapat mengganggu kemampuan mata untuk menyesuaikan diri dengan cahaya rendah. Sebaliknya, warna amber memiliki panjang gelombang yang lebih ramah bagi penglihatan malam sehingga tidak mengganggu fokus pengemudi saat melihat kondisi jalan di depan.
Pendekatan ini juga banyak digunakan dalam instrumen penerbangan dan militer, di mana visibilitas malam sangat penting.
Digunakan BMW Sejak Era 1970-an
BMW mulai menggunakan pencahayaan dashboard berwarna oranye secara konsisten sejak era 1970-an.
Model seperti BMW E21 3 Series yang diluncurkan pada 1975 menjadi salah satu generasi awal yang menampilkan pencahayaan instrumen dengan warna amber khas BMW.
Seiring waktu, warna ini menjadi identitas visual BMW yang sangat mudah dikenali oleh penggemar otomotif di seluruh dunia.
Generasi berikutnya seperti BMW E30 3 Series, BMW E39 5 Series, hingga BMW E46 3 Series tetap mempertahankan pencahayaan oranye pada panel instrumen mereka.
Identitas Desain yang Khas
Selain alasan ergonomi, warna oranye pada dashboard juga menjadi bagian dari identitas desain BMW.
Bagi banyak penggemar, cahaya amber ini menciptakan suasana kabin yang khas, terutama saat berkendara di malam hari. Banyak pemilik BMW bahkan menyebutnya sebagai “cockpit glow” yang memberikan nuansa fokus dan eksklusif.
Pada generasi terbaru, BMW mulai memperkenalkan sistem pencahayaan interior yang lebih variatif melalui teknologi ambient lighting. Namun demikian, warna amber pada indikator penting di panel instrumen masih tetap dipertahankan untuk menjaga visibilitas optimal.
View this post on Instagram
Tradisi yang Tetap Dipertahankan
Seiring berkembangnya teknologi digital dan layar penuh pada mobil modern, banyak pabrikan mulai menggunakan warna putih atau biru pada instrumen mereka.
Meski begitu, BMW tetap mempertahankan filosofi pencahayaan yang berorientasi pada pengemudi. Warna amber yang telah digunakan selama puluhan tahun menjadi simbol pendekatan ergonomi yang menempatkan kenyamanan dan fokus pengemudi sebagai prioritas utama.
Bagi banyak penggemar BMW, warna ini bukan hanya soal desain, tetapi juga bagian dari karakter khas yang membuat pengalaman berkendara terasa berbeda. Bagaimana menurut Anda? (ymn/Berbagai Sumber)
