Bimmer.ID — BMW M memilih panggung balap legendaris 24 Hours of Le Mans (12/6), untuk memperkenalkan BMW M Concept Neue Klasse, sebuah mobil konsep yang menandai evolusi baru desain, teknologi, dan performa BMW M menuju masa depan serba listrik.
Kehadiran BMW M Concept Neue Klasse bukan sekadar menampilkan arah desain generasi berikutnya, tetapi juga memperlihatkan bagaimana DNA motorsport BMW M tetap dipertahankan dalam era elektrifikasi. Filosofi yang selama ini menjadi identitas BMW M, “Born on the racetrack. Made for the streets,” tetap menjadi fondasi utama dalam pengembangan model-model masa depan.
Oliver Heilmer, Head of Design BMW Compact Class, Neue Klasse and BMW M, menjelaskan bahwa bahasa desain baru BMW M menjadi representasi paling ekspresif dari keluarga Neue Klasse.

“Bahasa desain baru BMW M menjadi ujung tombak ekspresif dari Neue Klasse yang tegas dan memiliki tujuan yang jelas. Di BMW M, bentuk selalu mengikuti fungsi. Setiap detail dirancang untuk mendukung performa,” ujar Heilmer.
Terinspirasi Dunia Balap
BMW M Concept Neue Klasse langsung menampilkan karakter khas BMW M melalui proporsi yang kuat, garis desain yang presisi, serta bahu bodi yang lebar dengan wheel arch berotot.
Bagian depan mengusung interpretasi baru desain shark nose BMW yang dipadukan dengan lampu depan dan kidney grille yang menyatu dalam satu elemen visual. Sorotan utama hadir melalui M Yellow Lights, lampu berwarna kuning yang terinspirasi dari mobil balap GT dan BMW M Hybrid V8. Elemen ini diproyeksikan menjadi ciri khas baru model BMW M masa depan.
BMW juga memperkenalkan Track Lights, elemen pencahayaan tiga dimensi yang terintegrasi pada bumper depan dan belakang. Desain bumper mengadopsi konsep trimaran, terinspirasi dari bentuk kapal layar berkecepatan tinggi yang sekaligus mendukung kebutuhan aerodinamika kendaraan.

Di bagian belakang, spoiler model ducktail dan diffuser mengambang membantu meningkatkan downforce sekaligus memperkuat karakter performa tinggi kendaraan.
BMW turut menggunakan material serat alami pada berbagai komponen eksterior dan interior, termasuk splitter depan, diffuser, serta ventilasi kap mesin. Untuk pertama kalinya, material tersebut juga tampil dengan finishing premium yang menyertakan identitas BMW M.
Sentuhan warna Monza Red metallic dan velg centre-lock dengan aksen merah-biru semakin mempertegas hubungan erat antara BMW M Concept Neue Klasse dengan dunia motorsport.

Teknologi BMW M eDrive
Di balik desain futuristisnya, BMW M Concept Neue Klasse menjadi demonstrasi teknologi performa tinggi terbaru BMW M.
Mobil ini menggunakan sistem BMW M eDrive berbasis platform Neue Klasse generasi keenam yang mengombinasikan empat motor listrik dengan sistem kontrol terintegrasi BMW M Dynamic Performance Control yang dijalankan oleh komputer performa tinggi bernama Heart of Joy.
Teknologi tersebut memungkinkan pengaturan tenaga dan pengereman secara individual pada setiap roda, menghasilkan traksi yang lebih optimal, respons yang lebih cepat, serta karakter pengendalian yang lebih presisi baik di jalan raya maupun di lintasan balap.

Franciscus van Meel, Chairman of the Board of Management BMW M GmbH, menegaskan bahwa BMW M akan tetap membawa teknologi dan karakter motorsport ke kendaraan produksi massal di era listrik.
“Bahkan di era kendaraan listrik, kami tetap melanjutkan tradisi BMW M dalam mentransfer inovasi teknologi dan elemen desain yang lahir dari dunia balap langsung ke kendaraan produksi,” kata van Meel.
BMW M eDrive juga didukung teknologi 800 volt dan baterai berkapasitas lebih dari 100 kWh yang menggunakan sel silinder generasi keenam BMW. Sistem ini dirancang untuk menghadirkan performa tinggi sekaligus kemampuan pengisian daya yang lebih cepat dan efisien.
Dengan BMW M Concept Neue Klasse, BMW M menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak berarti mengorbankan karakter khasnya. Sebaliknya, teknologi baru justru membuka peluang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih presisi, responsif, dan emosional bagi generasi BMW M berikutnya. (ymn/BMW Group)
