Bimmer.ID

Indonesian BMW Owners & Enthusiast

BMW M2 2023 Resmi Diluncurkan, M Terakhir Bermesin Bensin

BMW M2 2023 Resmi Diluncrukan
Foto: via BMWBlog.com

Bimmer.ID — Setelah sekian lama dinantikan, BMW Group hari ini (11/10) resmi meluncurkan BMW M2 2023, mobil ///M terakhir yang memiliki mesin berbahan bakar fosil.

Kemungkinan besar seluruh generasi M setelahnya akan memiliki mesin hibrida atau bahkan full elektrik (EV).

M2 Coupe berkode sasis G87 ini disematkan mesin S58B30 twin turbo 3.000 cc enam silinder segaris yang sama dengan M3, M4, dan X3 M. Mesin ini menghasilkan tenaga 453 HP dengan torsi sebesar 550 NM.

Tenaga puncaknya didapat pada 6.250 rpm dengan putaran mesin maksimum di 7.200 rpm. Sedangkan torsi mulai didapat di 2.650 rpm hingga 5.870 rpm.

Hanya tersedia pilihan RWD

Mobil ini tersedia dalam dua pilihan transmisi, yakni 8-speed automatic atau manual 6 percepatan, sama seperti yang ada pada M3 G80.

Namun berbeda dari kakaknya, (M3 dan M4), M2 G87 tidak berpenggerak all-wheel drive (AWD), melainkan hanya berpenggerak roda belakang (RWD).

Menurut BMW, M2 bertransmisi manual lansiran 2023 ini mampu melesat dari 0 ke 100 kpj dalam 4,3 detik. Sementara versi transmisi otomatis dalam 4,1 detik.

Untuk kecepatan puncaknya, mobil ini dibatasi hingga 250 kpj saja. Akan tetapi, pembeli bisa memilih M Driver’s Package (opsional) yang bisa mencapai kecepatan puncak 285 kpj.

Video BMW M2 2023


Video by: BMW M

Kecil tapi berat

Jika dibandingkan dengan BMW M2 generasi sebelumnya, G87 tahun 2023 ini lebih panjang 19 mm, lebih lebar 16 mm, dan juga lebih pendek 11 mm.

Akan tetapi, meski memiliki atap serat karbon, M2 terbaru ini cukup berat, dengan bobot 1,7 ton. Untungnya mobil ini punya distribusi bobot seimbang 50/50.

Suspensi dan rem

BMW menyematkan Adaptive kinematic M suspension dengan sudut caster dan kingpin yang lebih besar. Suspensi ini memiliki katup elektromagnetik yang dapat disetel.

Lalu ada juga front wishbones aluminium terbaru yang membuatnya lebih lincah dibandingkan Seri 2 standar dan M2 Competition generasi pendahulunya.

Mobil ini bahkan mendapatkan bearing roda yang lebih ringan, sehingga tak hanya mengurangi bobot, tetapi juga memberikan stabilitas camber yang sangat tinggi.

Di bagian stir, BMW menyematkan kembali servotronic variable steering yang memiliki speed-sensitive assistance serta variable steering ratio.

Untuk pengereman, G87 memiliki perangkat serupa dengan M3, di mana penggunanya bisa memilih dua macam tingkat pengereman –bisa lembut untuk pemakaian sehari-hari, atau agresif saat ngebut.

Remnya sendiri memiliki kaliper enam piston dengan cakram 380 mm di depan dan kaliper floating single piston bercakram 370 mm di bagian belakang.

Interior BMW M2 2023
Foto: via BMWBlog.com

Jok serat karbon

Di bagian roda, mobil ini dipasang velg ringan standar M berukuran 19 inci di depan dan 20 inci di belakang. Bannya berukuran 275/35 ZR19 dan 285/30 ZR20.

Yang paling menarik dari fitur opsionalnya adalah jok bucket serat karbon yang sama dengan M3 dan M4.

Tetapi sialnya, jika Anda menginginkan sunroof atau atap serat karbon, Anda terpaksa harus merogoh kocek lebih dalam. Jika tidak, Anda hanya mendapatkan atap standar saja. (Aldion/BMWBlog)

Baca juga: Artikel Lengkap tentang BMW M Series

 

Share Bimmer Story:

DigitalOcean Referral Badge