Bimmer.ID

Indonesian BMW Owners & Enthusiast

BMW Sengaja Bikin Desain Kontroversial guna Menggaet Pelanggan

BMW Sengaja Bikin Desain Kontroversial
Foto: via Drive.com.au

Bimmer.ID — CEO BMW Oliver Zipse akhirnya buka suara terkait desain kontroversial yang diadopsi model-model kendaraan terbarunya dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam wawancaranya dengan majalah Forbes baru-baru ini, Zipse menyebut BMW sengaja merancang desain kontroversial murni untuk menarik minat para pembeli baru.

Jika ditarik ke belakang, BMW Group memang memiliki sejarah desain yang unik. Dan yang terbaru adalah desain eksterior M2 G87 yang boxy, tajam, dan tegas. Belum lagi kidney grill raksasa M3 dan M4 dengan bukaan vertikal.

Pada Mei 2021, Kepala Desain BMW Domagoj Dukec mengatakan jika grill baru yang ada pada M3 dan M4 merupakan “pengalaman terbaik jika dilihat langsung”. Sebagian orang menyebut desain grill itu sebagai ‘hidung koala’ dan ‘gigi kelinci’.

Namun demikian, sepertinya memang strategi BMW itu cukup sukses, mengingat BMW Seri 4 terbaru sangat populer di Australia.

BMW sengaja bikin desain kontroversial


Video: BMW Group

Menurut data yang dirilis pabrikan asal Jerman itu, mereka bisa menjual 1.107 unit pada 2021, dibandingkan pada tahun sebelumnya, yang hanya 478 unit.

Menurut Zipse (58), desain BMW yang berani itu membuat mereka lebih dekat dengan para konsumen baru, meski banyak juga kritik yang berdatangan.

“Tentu saja ini (desain kontroversial) sudah direncanakan. Jika tidak, untuk apa kami melakukannya,” kata Zipse kepada Forbes.

“Jika Anda menginginkan perubahan desain, langkah apapun ke masa depan bakal otomatis diterima sebagai sesuatu yang kontroversial. Tidak akan ada desain berorientasi masa depan tanpa kontroversi.”

BMW Design
Foto: via YouTube – BMW Group

Zipse juga menambahkan, bahwa sebuah mobil tidak akan sukses jika gagal menimbulkan kontroversi. Contoh konkret terbaru tentu saja M2, XM SUV, dan sedan Seri 7.

“Saya menginginkan kontroversi. Jika kami tidak memiliki kontroversi, maka saya tahu hal itu akan mudah sekali,” tegasnya.

“Pada desain awal, jika Anda tidak memiliki kontroversi, maka itu adalah kesalahan yang Anda buat.”

“Selain kontroversi, Anda juga menerima relasi. Anda membuat orang berpikir tentang hal itu dan memikirkan alternatifnya.”

Menurut pria kelahiran Heidelberg, Jerman, itu, model-model utama BMW seperti Seri 3, Seri 5, X1, X3, dan X5, bakal terus berlanjut dengan desain konservatif serta mudah ditebak.

Di Australia, sedan dan SUV buatan BMW mengambil porsi 50 persen dari total penjualan kendaraan dalam tipe itu, di mana BMW X3 menjadi yang terpopuler.(Aldion/The Drive)

Baca juga: BMW Pertahankan Transmisi Manual hingga 2030

 

Share Bimmer Story:

DigitalOcean Referral Badge