Bimmer.ID

Indonesian BMW Owners & Enthusiast

BMW tidak Tertarik Bergabung di Formula 1

Bergabung di Formula 1
Foto: via AutoSport.com

Bimmer.ID — BMW saat ini mengaku tidak tertarik untuk berkecimpung di dunia balap Formula 1 (F1) meski beberapa kompetitornya dipastikan ikut serta. Mengapa BMW tidak tertarik bergabung di Formula 1?

F1 saat ini cukup diminati oleh beberapa pabrikan, karena adanya peraturan baru yang mewajibkan penggunaan tenaga listrik sebagai penggerak mobil.

Audi pada pekan lalu mengumumkan keikutsertaannya di F1 sebagai pemasok mesin mulai tahun 2026 mendatang.

Sementara, Porsche, yang sama-sama bernaung di bawah Volkswagen Group bersama Audi, juga tertarik untuk berlaga di F1, meski rencana kerjasama mereka dengan Red Bull untuk saat ini gagal mencapai kesepakatan.

Dari Jepang, Honda juga disebut sedang mempertimbangkan untuk kembali ikut serta di ajang balap single seater itu pada 2026 setelah tahun lalu cabut.

Alasan pihak BMW

Sementara ini Mercedes sudah memastikan keikutsertaannya, dan hal itu tinggal menyisakan pertanyaan apakah BMW siap comeback di F1?

Dan hal itu dijawab oleh Andreas Roos, kepala divisi BMW M Motorsport dalam wawancaranya kepada Motorsport-Total.com. ia menyebut jika BMW saat ini tidak tertarik untuk bergabung di Formula 1.

“Saya rasa Anda harus realistis. Anda harus menggelontorkan banyak uang di Formula 1. Dan agar bisa balik modal, Anda harus sangat berprestasi dalam waktu yang cukup lama,” ujar Roos.

“Jadi, kami cukup bahagia dengan sejumlah besar proyek motorsport yang saat ini sedang kami jalankan,” ujarnya lagi.

BMW terakhir kali hadir di F1 pada tahun 2000-2009 bersama tim Williams dan Sauber. Tim BMW memenangi GP Kanada pada 2008, sebelum akhirnya mengundurkan diri secara mendadak pada 2009.

Saat ini, BMW sama sekali tidak tertarik untuk ikut serta di Formula 1, dan lebih memilih untuk fokus pada program LMDh yang diciptakan untuk berlaga di balap ketahanan World Endurance Championship tahun 2024.

Mobil ini juga akan digunakan untuk bertanding di ajang balap ketahanan paling bergengsi di dunia, yakni 24 Hours of Le Mans.

“Kami secara virtual sudah siap dan bertransformasi untuk full elektrik. LMDh posisinya sudah tepat,” sambung Ross lagi.

CEO of BMW M Motorsport GmbH, Frank van Meel, sadar betul nilai jual Formula 1, tetapi ia berkata bahwa BMW tidak berkecimpung di dunia motorsport hanya karena marketing semata.

“Kami ingin berkembang bersama. Itulah mengapa LMDh saat ini jelas lebih penting bagi kami dibanding Formula 1,” ujar Frank van Meel. (Aldion/Autosport)

Baca juga: Mobil Listrik MINI dan Keuntungan Eksklusif MINI Maybank Visa

 

Share Bimmer Story:

DigitalOcean Referral Badge